Langsung ke konten utama

32. APA KABAR HARI INI

 APA KABAR HARI INI
@rizqitajuddin
LEMBAGA PENGASUHAN SAHABAT TSAURA
08032015
Seringkali di acara2 sekolah atau pembuka kegiatan sekolah dimulai dengan pertanyaan APA KABAR KALIAN HARI INI ? Pertanyaan dgn intonasi tinggi dan kemudian dijawab biasanya dengan ALHAMDULILLAH LUAR BIASA DAHSYAT ALLAHU AKBAR.
Baik, kita perlu dudukkan apa itu makna bertanya kabar dari seseorang.
Pertanyaan kabar adalah oertanyaan yg sifatnya individual, krn masing2 pribadi memiliki masalah yg berbeda pada saat pertanyaan itu dilemparkan.
Ada yg flu mungkin, ada yg tidurnya gak nyenyak, ada yg pagi hari sdh mendapat dampratan dan lain sebagainya, dan mungkin juga hari itu ada yg sangat berbahagia krn dibelikan baju baru.
Banyak kondisi yg berbeda pada saat perntanyaan itu dilemparkan.
Menyakan kabar scr individual dan kemudian rnenanggapi dgn komen yg sesuai adalah salah satu cara anak belajar empati n simpati.
Spt yg rasul lakukan, menanyakan siapa yg kemarin ini dan itu, siapa yg beramal ini hari ini, siapa yg sdh membebaskan budak dll.
Anak perlu belajar pola bahwa kabar ditanyakan secara bermakna, bukan lepas dari makna asalnya..
Menyakan kabar sebenarnya adalah skil komunikasi yg baik dan perlu dimiliki anak.
Menanyakan kabar adalah bentuk empati yg perlu dikembagkan pada diri anak
Wallahualam bisshowab
Sekedar berbagi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

A. 1. Sesederhana reframing *) (Kisah Residen yang Positif Covid19)

  Kakinya ringan saja menapaki pagi itu. Sebagai seorang residen, sebutan bagi peserta pendidikan dokter spesialis, long weekend tanpa tugas jaga adalah surga yang sangat dirindukan. Membayangkan pertemuan dan cengkerama hangat dengan keluarga, mengukir sungging senyumnya. Bahagianya membuncah tatkala membayangkan si sulung tampan menyambut kedatangannya, si tengah yang penuh perhatian dan ceria, serta tangan mungil bungsu berlesung pipit yang memeluk erat tubuhnya. Entah sudah berapa purnama berlalu dirinya tidak bisa memeluk tiga mutiara hatinya ini.  Ah, pandemi dengan segala ketidakpastiannya ini semoga segera enyah, batinnya. Sengaja dirinya singgah di sebuah rumah sakit yang bersebelahan dengan asrama haji di kotanya. Mengambil hasil pemeriksaan laboratorium sebagai syarat menunggang si burung besi, sebelum menuju bandara. Petugas yang menelponnya beberapa hari lalu mengatakan hasil pemeriksaan bisa diambil dan hasilnya negatif. Perlahan dibukanya amplop berisi selembar ...

105. Pandemik dan Tertinggal Pelajaran

Beberapa keluhan walimurid di banyak sekolah adalah khawatir anak-anaknya tertinggal pelajaran. Seorang guru di sebuah sekolah yang mengikuti pelatihan Design Thinking untuk Kurikulum yang Adaptif juga mengeluhkan hal yang sama. Meminta tips bagaimana anak-anak tidak tertinggal pelajaran, bagaimana mereka bisa mendapatkan nilai yang baik di Ujian Nasional tahun 2021, jika UN diadakan kembali. Bagaimana dengan Anda ayah bunda ? Memiliki kecemasan yang sama ? Bagiamana dengan Anda cik gu ? Merasakan kekhawatiran yang sama juga ? Saya rasa, banyak walimurid dan guru yang memiliki kecemasan yang sama. Wajar ini ada di kepala kita. Namun, benarkah demikian ? Benar, jika berpikir bahwa belajar hanyalah menjalankan rutinitas dan menghabiskan jatah-jatah halaman dalam buku dan kurikulum. Benar, jika beranggapan bahwa akademis adalah prioritas utama dalam perkembangan anak-anak kita. Benar, jika kita berpandangan bahwa materi kurikulum adalah sebuah kewajiban yang musti dijalankan. Pendid...

106. Design Thinking/Design Sprint for Education

Yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri. Sering kita mendengar kata-kata magic ini. Perubahan adalah bagian dari kehidupan memang. Punahnya hewan yang ada di alam ini adalah karena hewan tersebut tidak bisa melakukan perubahan di kondisi yang ada. Dan memang itulah fitrah mereka. Sedangkan kita, manusia, adalah makhluk yang paling bisa beradaptasi dengan perubahan. Manusia diberi akal untuk itu. Nah, tapi kita juga sering melihat perusahaan atau usaha akhirnya gagal beradaptasi dan akhirnya gagal pula melanjutkan kiprahnya.Namun, ada juga usaha yang sudah berusia ratusan tahun, tapi kita melihat masih eksis dan terlihat masih menggunakan model aslinya. Tapi benarkah tidak ada perubahan sama sekali sehingga usaha tersebut bisa bertahan ? Ternyata tidak juga, Mereka tetap melakukan inovasi, meski kadang inovasinya bukan di produknya, tapi bisa jadi di marketingnya, kemasannya, manajemennya dan hal-hal lainnya.  Saya ambil contoh Montessori, mereka menggunakan kurikulum...